Peringati Hari Pramuka ke-56, SMK Negeri 2 Tegalsari Gelar Upacara Khidmat dan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Bersama Damkar Banyuwangi
Penulis : Humas SMK Negeri 2 Tegalsari - 14 Agustus 2026
Foto : Humas SMK Negeri 2 Tegalsari
Tegalsari – Suasana lapangan utama SMK Negeri 2 Tegalsari pada Jumat, 14 Agustus 2026, terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-56, sekolah menggelar upacara bendera yang diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta murid kelas X dan XI, dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi penanganan dan penanggulangan bencana kebakaran yang menghadirkan langsung petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyuwangi.
Upacara Khidmat dan Pengukuhan Pengurus Pramuka
Upacara peringatan berlangsung dengan penuh khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMK Negeri 2 Tegalsari, Ibu Yanti Devi Wijaya, S.H., M.Pd., menyampaikan amanat yang sarat makna tentang peran strategis kepramukaan dalam membangun karakter generasi muda.
"Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter yang akan menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia 2045. Di era yang sudah disesaki oleh teknologi dan derasnya arus informasi digital, murid-murid kita dituntut untuk bijak dalam menghadapi tantangan zaman. Gunakan gawai dan teknologi sebagai alat untuk berkarya dan belajar, bukan sebaliknya. Jadilah generasi yang tangguh, mandiri, dan beradab sebagaimana nilai-nilai Dasa Darma Pramuka," pesan Bu Yanti di hadapan seluruh peserta upacara.
Dalam kesempatan yang sama, Bu Yanti secara simbolis menyematkan tanda pengukuhan kepada jajaran pengurus Pramuka Gugus Depan Sidopekso Sritanjung SMK Negeri 2 Tegalsari. Pengukuhan ini menandai estafet kepemimpinan dan semangat baru bagi organisasi kepramukaan di lingkungan sekolah untuk terus aktif membina karakter murid.
Sentuhan Budaya: Tari Gandrung dan Pembacaan Puisi
Usai prosesi upacara yang khidmat, suasana berubah menjadi lebih hangat dengan penampilan seni budaya. Murid SMK Negeri 2 Tegalsari mempersembahkan Tari Gandrung, tarian khas Banyuwangi yang sarat makna syukur dan keanggunan, disusul dengan pembacaan puisi bertema kepramukaan dan cinta tanah air. Penampilan ini menjadi bukti bahwa SMK Negeri 2 Tegalsari tidak hanya fokus pada kompetensi kejuruan, tetapi juga melestarikan kearifan lokal dan mengembangkan bakat seni murid.
Sosialisasi dan Praktik Penanggulangan Kebakaran Bersama Damkar Banyuwangi
Memasuki agenda utama yang paling dinanti, petugas Damkar Kabupaten Banyuwangi mengambil alih forum untuk memberikan sosialisasi mengenai penanganan dan penanggulangan bencana kebakaran. Materi yang disampaikan mencakup identifikasi potensi kebakaran di lingkungan sekolah dan rumah tangga, langkah-langkah evakuasi darurat, serta teknik pemadaman api yang benar dan aman.
Tidak berhenti pada teori, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung yang melibatkan murid dan guru. Para petugas Damkar memperagakan dua metode pemadaman api, yakni secara tradisional menggunakan kain basah dan secara modern menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dengan antusias, sejumlah murid dan guru maju ke depan untuk mencoba langsung memadamkan api di bawah bimbingan petugas. Sorak-sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap keberhasilan peserta dalam menjinakkan api.
Penutupan yang Menyegarkan
Sebagai penutup kegiatan, petugas Damkar memberikan kejutan yang disambut riuh gembira oleh seluruh warga sekolah. Mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah kerumunan murid dan guru yang hadir di lapangan. Tawa, teriakan senang, dan cipratan air memecah suasana formal menjadi momen kebersamaan yang penuh keceriaan. Seluruh warga sekolah tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran serta edukasi yang diberikan oleh tim Damkar Kabupaten Banyuwangi.
Melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-56 ini, SMK Negeri 2 Tegalsari menegaskan komitmennya dalam membentuk murid yang tidak hanya unggul secara kompetensi kejuruan, tetapi juga berkarakter tangguh, peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan, serta mencintai budaya bangsa.