SMK Negeri 2 Tegalsari Sukses Gelar Program SIKAP, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah
Penulis : Humas SMK Negeri 2 Tegalsari - 29 Januari 2026
Foto : Jurnalis SMK Negeri 2 Tegalsari
Tegalsari – Minggu, 25 Januari 2026 — SMK Negeri 2 Tegalsari dengan penuh semangat melaksanakan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang berlangsung secara baik, tertib, dan melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendukung ketahanan pangan serta penerapan pendidikan kontekstual yang terintegrasi dengan praktik nyata di lingkungan sekolah.
Program SIKAP tahun ini dilaksanakan serentak di banyak sekolah di seluruh Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari implementasi kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur guna memperkuat ketahanan pangan sejak dini. Program ini mendorong sekolah untuk menjadi ruang belajar yang inovatif, produktif, dan mandiri, tidak hanya sekadar ruang transfer ilmu, tetapi juga sebagai laboratorium kehidupan nyata bagi siswa.
SMK Negeri 2 Tegalsari melibatkan guru, tenaga kependidikan, siswa siswi dari berbagai jurusan, serta organisasi sekolah dalam pelaksanaan program pada hari tersebut. Rangkaian kegiatan di sekolah meliputi:
Penebaran benih ikan di kolam alami yang berada di lingkungan sekolah — upaya sekolah dalam membangun sumber protein berkelanjutan serta memperkenalkan konsep budidaya perikanan kepada peserta didik.
Penanaman bibit pohon buah — upaya ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus menyediakan sumber pangan lokal.
Pemanenan buah, sayur, dan umbi — kegiatan panen dilakukan sebagai refleksi hasil usaha yang telah ditanam sebelumnya, sekaligus menjadi pembelajaran siklus produksi pangan dari tahap perencanaan hingga hasil panen.
Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan siswa pada praktik bercocok tanam dan budidaya ikan, tetapi juga memperkuat nilai karakter seperti kerjasama, tanggung jawab, peduli lingkungan, serta kemandirian dalam memenuhi kebutuhan dasar hidup. Program ini sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendorong sekolah untuk menjadi laboratorium ketahanan pangan yang nyata dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa depan.
Menteri serta pejabat pendidikan di tingkat provinsi telah menegaskan bahwa Program SIKAP memiliki dampak ganda — tidak hanya memperluas wawasan peserta didik tentang pangan berkelanjutan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran karakter dan keterampilan praktis yang tahan uji di kehidupan nyata.
SMK Negeri 2 Tegalsari berharap pengalaman implementasi SIKAP ini akan menjadi pondasi penting bagi pengembangan program berkelanjutan yang lebih luas lagi di masa mendatang, serta menginspirasi sekolah lain untuk terus berinovasi demi ketahanan pangan dan kualitas pendidikan yang lebih baik.