Persiapan Matang Jelang TP 2026/2027, Guru SMKN 2 Tegalsari Ikuti Workshop Penyusunan Modul Ajar Terintegrasi Adiwiyata dan KKA
Penulis : Humas SMK Negeri 2 Tegalsari - 9 Juli 2026
Foto : Humas SMK Negeri 2 Tegalsari
Tegalsari – Dalam rangka persiapan komprehensif menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027, SMK Negeri 2 Tegalsari menggelar Workshop Penyusunan Modul Ajar Pembelajaran Mendalam yang terintegrasi dengan program KKA dan Adiwiyata. Kegiatan strategis yang melibatkan seluruh dewan guru dari lima konsentrasi keahlian ini berlangsung intensif selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 6–8 Juli 2026.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bapak Imron Rosyadi, S.T., pada Senin (6/7). Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif SMKN 2 Tegalsari yang proaktif dalam meningkatkan kualitas pedagogik gurunya.
"Penyusunan modul ajar yang tidak hanya berfokus pada kompetensi kejuruan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan (Adiwiyata) dan KKA, adalah langkah visioner. Ini akan melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan," ujar Bapak Imron Rosyadi.
Selama tiga hari, workshop dipandu langsung oleh narasumber ahli dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi, yakni Bapak Bambang Sulistiyo, S.St.Pi., M.M. Materi yang disampaikan dirancang sangat komprehensif dan terstruktur, meliputi:
Pemahaman Konsep & Analisis Dasar: Membahas Konsep Pembelajaran Mendalam, serta teknik Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) dan Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Integrasi Tema Lintas Disiplin: Menganalisis isu Ketahanan Pangan Lokal, merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) Lintas Mata Pelajaran, serta mengintegrasikan tema Ketahanan Pangan, Adiwiyata, dan KKA ke dalam CP dan TP.
Perancangan & Teknologi Pembelajaran: Merancang skenario Pembelajaran Mendalam, menyusun Asesmen Formatif dan Sumatif yang terintegrasi dengan KKA dan Adiwiyata, hingga Pemanfaatan Papan Interaktif Digital untuk menciptakan kelas yang inovatif.
Evaluasi & Refleksi: Diakhiri dengan Presentasi Hasil kerja di Kelompok Mata Pelajaran, Refleksi, dan Penutupan.
Integrasi tema Ketahanan Pangan Lokal dan Adiwiyata dalam modul ajar menjadi nilai tambah yang sangat relevan dengan identitas SMKN 2 Tegalsari. Khususnya bagi siswa konsentrasi keahlian APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian), materi ini akan langsung terimplementasi dalam praktik kejuruan mereka. Sementara itu, untuk konsentrasi keahlian lain seperti KKBT, DPIB, PSPT, dan TKR, integrasi nilai Adiwiyata dan KKA akan membentuk budaya sekolah yang hijau, disiplin, dan berkarakter kuat.
Kepala SMKN 2 Tegalsari, Ibu Yanti Devi Wijaya, S.H., M.Pd., menyatakan bahwa workshop ini adalah investasi langsung bagi mutu pembelajaran di kelas.
"Melalui workshop ini, kami memastikan bahwa setiap guru telah memegang cetak biru (blueprint) modul ajar yang berkualitas sebelum Tahun Pelajaran 2026/2027 dimulai. Pembelajaran mendalam yang terintegrasi ini akan membuat siswa kami belajar secara kontekstual, memahami isu nyata di sekitarnya seperti ketahanan pangan dan lingkungan, sekaligus membentuk karakter yang unggul," tegas Bu Yanti.
Kegiatan ditutup dengan sesi presentasi hasil rancangan modul ajar dari masing-masing kelompok mata pelajaran, yang menunjukkan antusiasme dan kolaborasi tinggi antar guru. Dengan selesainya workshop ini, SMKN 2 Tegalsari menyatakan siap sepenuhnya menyongsong Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan inovasi pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan berkarakter.